Jika ada cinta saja itu bukan cinta
Jika ada kamu saja itu bukan cinta
Jika ada aku saja itu bukan cinta
Saturday, December 14, 2013
Batas Sebuah Kesabaran
Sabar dalam KBBI berarti tahan menghadapi cobaan (tidak lekas marah, tidak lekas putus asa, tidak lekas patah hati), tabah terhadap cobaan, bersikap tenang dalam menghadapi cobaan dan tidak tergesa-gesa.
Dari pengertian tersebut ada beberapa ciri yang membuat orang dikatakan orang yang sabar.
1. Tidak lekas marah, apalagi ada sesuatu hal yang menimpa dirinya ia tidak langsung emosi melainkan memilih berpikir jernih sebelum bertindak.
2. Tidak lekas putus asa, menyerah dalam suatu kondisi atau keadaan membuat seseorang dikatakan orang yang tidak sabar.
3. Tidak lekas patah hati, terutama dalam hal cinta atau keinginan seseorang tidak mudah untuk kecewa terhadap apa yang dilihatnya, dirasakan atau dialaminya.
4. Bersikap tenang, artinya bertindak dengan santai dan tidak terburu-buru.
5. Tidak tergesa-gesa, misalkan saat sedang mengantri dijalan atau dilampu merah, walau sesibuk apapun orang tersebut bersikap santai dan efektif.
Nah, sekarang pertanyaannya dimana batas sebuah kesabaran itu, jawaban mudahnya adalah ketika seseorang telah kehilangan 5 ciri diatas. Banyak sekali orang yang mengatakan kesabaran itu ada batasnya.
Namun benarkah kesabaran itu ada batasnya?
Menurut quote dari Mario Teguh "Kesabaran itu tidak ada batasnya. Orang yang mengatakan kesabaran ada batasnya artinya orang tersebut sudah tidak sabar."
Sungguh kesabaran itu tidak akan ada batasnya, selama kita masih memiliki 5 ciri diatas dan mampu mempertahankannya bahkan berbuat hal yang lebih positif. Misal saat disakiti kita malah menyayangi, saat dirugikan kita malah menolong, saat dikecewakan kita malah membahagiakan tentunya perilaku tersebut hanya dimiliki oleh orang yang memiliki jiwa yang lapang. Tapi seberapa kuat kita mampu? Disanalah batas kesabaran.
Oh, iya sabar bukan berarti tidak boleh marah, tapi marah yang dilakukan orang yang sabar itu lebih dipikirkan dampaknya dan alasannya terhadap hal yang membuatnya ia marah. Tentunya orang yang sabar, tidak begitu saja mengambil sikap jika ia memang tidak mengetahui apa yang sesungguhnya terjadi. Sehingga orang yang sabar ketika marah ia akan marah dengan anggun, tidak menghina melainkan mencari titik permasalahannya.
Setelah kita mengurai soal kesabaran tersebut, tentu saja setiap manusia punya batas sabarnya masing-masing. Akan sulit menjadi orang sabar jika dasar-dasar atau inti kehidupan kita telah diusik oleh orang lain. Agar kita menjadi orang yang sangat sabar kita harus menentukan titik paling ujung untuk meletakan batas sabar. Jangan sampai kita lekas marah hanya karena cemilan kita diambil oleh sahabat kita, terlalu rendah kadar sabarnya.
-Pb-
Subscribe to:
Post Comments (Atom)



No comments:
Post a Comment
Sangat diharapkan saran-saran membangunnya di Blog ini.. trims... ^_^