Jika ada cinta saja itu bukan cinta
Jika ada kamu saja itu bukan cinta
Jika ada aku saja itu bukan cinta
Monday, December 9, 2013
Sedetik Yang Berharga
"Bisa saja apa yang kita miliki saat ini lenyap sekejap hanya dalam hitungan detik, kita tidak pernah benar-benar tau apa yang terjadi di detik selanjutnya."
Begitulah kalimat yang saya ingat dalam sebuah materi tentang waktu. Waktu yang kita sama-sama tau paling berharga disetiap detiknya. Tapi mengapa ya, terkadang dalam beberapa momen waktu kita sering merasakan kosong atau waktu ini begitu sia-sia. Misal saat kita sedang menunggu seseorang namun orang tersebut lama datangnya padahal kita sudah datang 30 menit bahkan satu-dua jam sebelum pertemuan dilaksanakan, beberapa dari kita pastilah merasakan bahwa waktu yang kita habiskan untuk menunggu itu adalah kesia-siaan. Namun dibalik itu semua, pernahkah kita berpikir apa benar yang kita lakukan itu sia-sia atau kita sengaja menyia-nyiakan diri? Nah.
Saya melihat dari sudut pandang lain tentang sebuah kesia-siaan. Seandainya kita melakukan hal yang sia-sia pastilah hasilnya akan sia-sia, namun jika kita gunakan waktu itu untuk hal lain yang lebih bermanfaat mungkin kita tidak akan pernah merasa kehilangan waktu yang berharga.
Berikut adalah tips dari beberapa masukan yang pernah saya dengar terkait pemanfaatan waktu.
1. Mengingat Tuhan di setiap waktu, jika kita melakukannya bukan tidak mungkin waktu yang kita anggap sia-sia akan begitu berharga karena kita punya waktu lebih untuk lebih fokus mengingatNya di waktu kita.
2. Pergunakan waktu kosong untuk melakukan kegiatan baik, misal membaca Al-Quran, membaca buku atau berbincang dengan teman disebelah kita (siapa tau dapat koneksi kerjaan atau jodoh barangkali #eh) ataupun melakukan hobi yang kita sukai misal menulis.
3. Menyusun kembali agenda yang sudah kita jadwalkan sebelumnya, tidak selamanya yang kita rencanakan akan tetap sesuai rencana, bisa saja ada kendala disetiap saat bahkan sedetik sebelum kegiatan atau pertemuan kita dimulai. Oleh karena itu jangan ragu untuk menyusun kembali agenda/segera menyesuaikannya jika kita mengalami hambatan.
4. Berpikir positif, setiap kita merasa waktu kita terbuang percuma alangkah baiknya kita berpikir positif bahwa tidak ada hal yang tidak berada dalam rencanaNya. Dengan berpikir positif maka pikiran kita akan lebih relax dan tenang dalam menjalani langkah selanjutnya.
Memang tidak mudah jika kita memang memerlukan ketepatan waktu dalam sebuah pertemuan untuk berpikir bahwa kejadian pemunduran waktu itu bukanlah kesia-siaan. Namun setelah dipikir kembali bukan waktunya yang sia-sia namun kitanya yang mungkin kurang bisa memanfaatkan waktu yang kosong untuk perbuatan yang lebih produktif atau menyenangkan bagi diri kita.
Salam.
Thursday, November 28, 2013
Introspeksi (edisi)
Hidup memang penuh ketidakpastian, namun setidaknya hiduplah dengan kejelasan.
Jika berharap kepada manusia, bersiaplah kecewa pada akhirnya.#edisiintrospeksi
Kenapa kita tidak yakin bahwa rezeki sudah ada yang mengatur, sampai-sampai kita khawatir akan adanya rezeki di hari esok?
#edisirezekimanusia #edisiintrospeksi #edisidosapenghalangrezeki
#edisirezekimanusia #edisiintrospeksi #edisidosapenghalangrezeki
Saturday, November 2, 2013
Asalkan kamu tidak berhenti berusaha
Kalau tidak bisa jadi berlian, jadilah emas, kalau tidak bisa jadi emas, jadilah perak, kalau tidak bisa jadi perak jadilah perunggu, kalau tidak bisa jadi perunggu jadilah besi, kalau tidak bisa jadi besi jadilah kayu, kalau tidak bisa jadi kayu, jadilah daun, kalau tidak bisa jadi daun jadilah tanah, kalau tidak bisa jadi tanah, jadilah pasir, kalau tidak bisa jadi pasir jadi debu, kalau tidak bisa jadi debu jadilah atom, kalau tidak bisa jadi atom jadilah yang lebih kecil dari itu, jadilah apapun yang kamu bisa, asalkan kamu tidak berhenti berusaha.
-Pb-
2/11/2013
-Pb-
2/11/2013
Wednesday, October 23, 2013
Manusia-Manusia Gila
Keserakahan dalam kenyamanan
Keterasingan dalam kebaikan
Menuruti hawa nafsu
Manusia-manusia gila
Kemandirian dalam kegamangan
Kejujuran dalam kebohongan
Manusia-manusia gila
Mengambil untuk dirinya
Menyingkirkan orang-orang lemah
Menjilat orang-orang kuat
Manusia-manusia gila
Bersyukur bukan budaya
Bertamak-tamak ria dalam topeng dusta
Manusia-manusia gila
Pedomannya harta
Nafsu telah mengurung jiwa
Manusia-manusia gila
-Pb-
Tangerang 24/10/2013
Saturday, July 6, 2013
Belajar dari HP
Tadinya aku merasa berat memegang hp yang bentuknya lebih besar dari hp sebelumnya yang pernah aku miliki, namun setelah beberapa lama aku menjadi terbiasa dan tidak canggung lagi.
Mungkin itulah refleksi kehidupan saat kita beralih dari hal kecil kepada hal yang lebih besar mungkin terasa canggung, tidak nyaman dan perasaan tidak mengenakan lainnya pada awalnya. Namun setelah beberapa lama dan hal tersebut memang sesuai dengan kebutuhan kita, kita akan merasa nyaman dan terbiasa.
Mungkin itulah refleksi kehidupan saat kita beralih dari hal kecil kepada hal yang lebih besar mungkin terasa canggung, tidak nyaman dan perasaan tidak mengenakan lainnya pada awalnya. Namun setelah beberapa lama dan hal tersebut memang sesuai dengan kebutuhan kita, kita akan merasa nyaman dan terbiasa.
Subscribe to:
Posts (Atom)

