Social Icons

Saturday, July 6, 2013

Belajar dari HP

Tadinya aku merasa berat memegang hp yang bentuknya lebih besar dari hp sebelumnya yang pernah aku miliki, namun setelah beberapa lama aku menjadi terbiasa dan tidak canggung lagi.

Mungkin itulah refleksi kehidupan saat kita beralih dari hal kecil kepada hal yang lebih besar mungkin terasa canggung, tidak nyaman dan perasaan tidak mengenakan lainnya pada awalnya. Namun setelah beberapa lama dan hal tersebut memang sesuai dengan kebutuhan kita, kita akan merasa nyaman dan terbiasa.

Tuesday, May 28, 2013

Re: Jangan Salahkan Kucing karena Toxoplasma

Saya mau membagi kembali tulisan lama saya di Kompasiana 23 March 2011 | 16:44
 Dibaca: 2046    Komentar: 28    6 bermanfaat
yang berjudul Jangan Salahkan Kucing karena Toxoplasma, semoga bisa sedikit membantu kita untuk menghindari penyakit toxoplasmosis yang berbahaya ini. Jika ada yang kurang lengkap atau kurang tepat mohon dilengkapi :)
=======================================

Toxoplasma berasal dari kata toxon yang berarti bulan sabit dan gondii yang berarti rodensia, adalah protozoa yang menyebabkan toxoplasmosis yaitu penyakit yang dapat menyebabkan gangguan kehamilan(perkembangan janin) pada semua mamalia.

Secara epidemiologi Toxoplasma tersebar secara luas dari daerah alaska sampai australia (umumnya daerah yang panas memiliki kelembaban tinggi dan dataran rendah)
Toxoplasma diperkirakan telah menyerang 20-80 % populasi manusia di dunia, merupakan penyakit zoonotik nomer satu akibat jangkauan penularan dan dampak yang ditimbulkannya.

Apabila seseorang terserang toxoplasmosis maka rentan baginya untuk melahirkan seorang anak dalam keadaan cacat misal (hidrocephalus,kelainan pada saraf, mata, kelainan pada otak, paru-paru, mata, telinga, terganggunya fungsi motorik,  dll), bukan hanya wanita yang harus diperiksa positif toxoplasma atau tidak tapi pria juga karena sperma bisa saja mengandung toxoplasma.

Toxoplasma menyerang kucing dan biasanya masyarakat umum sering menyalahkan kucing sebagai satu-satunya penyebar toxoplasma.. ternyata tidak seperti itu
Kucing bukanlah satu-satunya penyebar toxoplasma yang dapat menginfeksi manusia.

Selain Kucing, mamalia lain dapat menjadi pembawa toxoplasma yang menyebabkan toxoplasmosis ini (seperti kambing, sapi, dll)… karena protozoa ini tidak memiliki host spesifik dan bersifat obligat seluler.

Berikut adalah sarana penyebaran Toxoplasma yang dapat menyerang ke manusia selain kucing.

1. Daging sapi, domba, kambing..
Jika ada pertanyaan: saya kan ga memelihara kucing? kok kena toxoplasma?
Jawabnya : Toxoplasma dapat masuk ke tubuh manusia melalui daging.. Daging sapi, domba, kambing dapat menyebarkan toxoplasma ke manusia yang memakannya apalagi daging yang dimakan mentah atau setengah matang (sate) walaupun sate sudah dipanggang tapi bagian dalam sate masih setengah matang. mengapa daging menjadi salah satu penyebar toxoplasma.. karena sapi, kambing, atau domba yang di potong positif mengandung toxoplasma akibat memakan rumput yang terdapat ookista (telur kista) dari toxoplasma.

2. Tranfusi darah..
Jika ada pertanyaan : saya kan ga memelihara kucing dan saya ga makan daging sapi, domba dan sebagainya apa saya masih bisa terkena toxoplasma?
jawabnya bisa salah satunya melalui tranfusi darah.. toxoplasma yang masuk ketubuh manusia dapat menempati sistim sirkulasi darah.. jika kita ditranfusikan darah oleh orang yang terkena toxoplasmosis maka bisa jadi kita akan positif terjangkit toxoplasmosis.

3. Sayuran
Jika ada pertanyaan : saya ga memelihara kucing, saya ga makan daging, saya ga pernah sakit dan di tranfusi darah.. saya kan vegetarian kok masih kena toxoplasmosis?
jawabnya : toxoplasma bisa menyebar kelingkungan melalui feses.. kucing liar atau makhluk mamalia sekitar kita dapat menjadi penyebar toxoplasma ke lingkungan.. sayuran tercemar toxoplasma dari feses yang mengandung ookista toxoplasma menyebabkan orang yang memakannya dapat terkena toxoplasmosis.

4. Kecoa dan Lalat.. sebagai vektor mekanis hewan ini dapat menyebarkan ookista toxoplasma ke lingkungan kita.. kecoa dan lalat punya kebiasaan hinggap pada tempat-tempat kotor sehingga rentan menjadi pembawa toxoplasma yang menempel di kaki-kakinya.

Oleh Karena penyebaran toxoplasma sangat luas dan berada disekitar tempat tinggal kita maka langkah-langkah yang harus dilakukan adalah..

1. Perawatan Kucing dilakukan secara benar terutama penangan feses kucing.. jangan sembarangan membuang fese kucing ke lingkungan..

2. Jangan beri kucing daging mentah agar toxoplasma tidak menyerang kucing..

Pada manusia..

1. Budaya Higiene pangan dan Higiene Personal artinya menjaga kebersihan diri sebelum dan sesudah melakukan aktifitas..

2. Jangan sering makan daging setengah matang.. atau yang tidak dimasak secara benar

3. Cucilah sayuran dan buah-buahan sebelum di makan..

4. Jika anda sering berdekatan dengan kucing dan anda belum positif terserang toxoplasma vaksinlah diri anda dengan vaksin TORCH (vaksin toxoplasma,rubella, cmv, herpes) untuk mecegah parasit toxo masuk ke tubuh..

5. Kepada ibu-ibu hamil diharapkan menjaga pola makan dan apa yang dimakan.. pastikan semuanya aman dan jangan makan daging setengah matang

Dengan menjaga kesehatan diri dan lingkungan kemungkinan penularan toxoplasma ke tubuh dapat diperkecil.

jadi jangan salahkan kucing.. jika anda terserang toxoplasma.. karena banyak cara bagi toxoplasma masuk ke tubuh anda. Semua tergantung jadi cara anda menjaga kebersihan diri :)

Toxoplasma bisa diobati namun sulit dan membutuhkan waktu yang lama..


13008599961813106440

23 March 2011 12:01:29

Boleh nambahin yaaaa…..Toxoplasma itu bisa dikeluarkan bersamaan dengan kotoran kucing ke tanah….Toxoplasma itu bisa juga berada di tanah karena scr insting kucing akan BAB di tanah/pasir dan mereka “menghilangkn jejak pup” mereka dengan cara mengubur kotorannya…..nah bagi yang suka berkebun, ini sangat riskan banget kalo mereka “main tanah” tanpa menggunakan sarung tangan, karena “taker kucing alias (maaf) tai kering kucing” ini kan bentuknya ampir sama dengan tanah kering itu, belum lagi kalo terkena air hujan dah saru bgt deh bentuknya….jadi kalo mau berkebun, pastikan pake sarung tangan apalagi kalo lingkungan rumah yang kebunnya luas itu banyak sekali kucing liarnya (yg gak menutup kemungkinan kucing2 itu bisa numpang pup di kebun orang) kalo gada sarung tangan, mu jorok2 dikit ya boleh deh asal cuci tangan pake sabun antiseptik (merk apa aja boleh) kalo orangnya jorok banget, abis maen tananh langsung nyomot cemilan trus masuk mulut ya bisa ikut masuk juga tuh Toxoplasma…
Untuk Ibu hamil, sementara jangan bersiin toilet kucing dulu deh utk keamanan kebersihannya, klo terpaksa boleh pake masker /penutup hidung dan mulut plus sarung tangan. Sama kalo ada yg sedang hamil, jangan dulu memasukkan kucing/hewan baru ke dalam rumah krn kita gak tau mereka bawa penyakit apaan….inti utama pencegahan dari segala macam penyakit ini mudah koq, Cuci Tangan Pake Sabun sampe bersih dan makan makanan yang matang benar, untuk kucing juga kasih makanan yg sudah jadi atau makanan yang direbus sampe mateng…..(makasi udah boleh ikut nimbrung… 

Wednesday, April 24, 2013

Ketika Merasa Dikucilkan

Mungkin dalam hidup kita pernah mengalami "kekosongan" , kalau kata anak muda (kayak saya) hidupnya hampa. Seakan orang-orang jauh meninggalkan kita, tidak ada yang peduli dengan nasib kita, lebih tepatnya saat itu kita sangat butuh sebuah perhatian.
Kita terkadang ingin memaki dan merasa hidup saat itu tidak adil bagi diri kita (sedikit lebay), namun apakah kita sudah melihat ke dalam diri kita? Apa yang kita lakukan, apa yang kita perbuat, sudahkah bermanfaat bagi orang lain sehingga mereka merasakan kehadiran diri kita.
Jika belum, jangan menuntut banyak-banyak. Namun, sekalipun kita sudah "merasa" berbuat banyak hal untuk orang lain dan orang lain tak merasakan dampaknya (menganggap perbuatan itu tidak ada) tanyakan lagi dalam hati, apakah sudah benar yang kita lakukan?
Jika sudah benar, yakinlah hanya ada satu zat yang benar-benar memperhatikan kita. Dia akan membalas semua amal perbuatanmu lebih dari yang kita lakukan. Dia yang memberikan kita hidup, kesempatan untuk berpikir, kesempatan untuk mengintrospeksi dalam diri.

Yakinlah Alloh selalu berada bersama orang yang sabar dalam kebaikan.

Saturday, March 2, 2013

Membaca Puisi Jalan Yang telah MATI




Puisi ini aku tulis di jalan
Ditempat yang sama, tempat para pengendara berkelahi karena bersenggolan
Puisi ini aku tulis di jalan
Ditempat yang sama tawuran pelajar kerap terjadi
Puisi ini aku tulis di jalan
Ditempat yang sama Dimana wanita tak aman lagi berjalan dan naik kendaraan umum

Aku menulis puisi di jalan
Ditempat banyak demonstrasi yang memeriahkannya
Aku menulis puisi di jalan
Mungkin seorang koruptor  kelas kakap pernah melewatinya
Aku menulis puisi di jalan
Dimana “keamanan dan kenyamanan” tidak lagi menjadi kata yang pantas disandangnya

Puisi ini telah mati di jalan
Mungkin tertabrak mobil, dicopet, tertimpa batu, dibacok orang atau lompat dari angkot
Puisi ini telah mati di jalan
Kata-katanya tak lagi terdengar, orang-orang mulai acuh, orang baik dicurigai yang jahat makin menjadi
Puisi ini telah mati di jalan
Tak lagi ada toleransi, aparat pun tak lagi mengayomi

Aku baca puisiku yang telah mati. Semoga ia hidup lagi.

Jalanan, Februari 2013

Thursday, January 24, 2013

Bersamamu, Hidupku Bahagia

Suami : Dek, kamu malu gak hidup miskin saat ini?
Istri : Siapa sih Bang yang mau hidup miskin?
Suami : emm ... tapi kamu nyesel gak nikah sama Abang?
Istri : Nggak Bang
Suami : Kenapa?
Istri : Karena aku bahagia bisa merancang hidup bahagia dimasa yang akan datang bersamamu.


*edisi bersamamu, hidupku bahagia.